Minggu, 21 Oktober 2012

PEMANFAATAN BAHASA INDONESIA PADA WACANA ILMIAH, SEMI ILMIAH DAN NON ILMIAH

Wacana Ilmiah

PENGERTIAN KARYA ILMIAH
Karya Ilmiah adalah karya tulis yang disusun oleh seorang penulis berdasarkan hasil-hasil penelitian ilmiah yang telah dilakukannya. Dari definisi yang lain dikatakan bahwa karya ilmiah (scientific paper) adalah laporan tertulis dan dipublikasi yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.

MACAM KARYA TULIS ILMIAH
Sesuai dengan cirinya yang tertulis tadi, maka karya tulis ilmiah dapat berwujud dalam bentuk makalah (dalam seminar atau simposium), artikel, laporan praktikum, skripsi, tesis, dan disertasi, yang pada dasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan (referensi) bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya.

Contoh Wacana Ilmiah


Aids
AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah nama penyakit yang berarti sindroma dapatan penurunan kekebalan tubuh. Ada pula yang menyebutkan sebagai penyakit kurus karena penderitanya memang sangat kurus. Sebagai sindroma, gejala AIDS sangat banyak, antara lain diare lebih dari sebulan, demam lebih dari sebulan, dan menurunnya berat badan secara cepat. Dari ketiga gejala tersebut, yang terpenting adalah gejala menurunya berat badan. Tanda-tanda lain antara lain batuk lebih dari 2 minggu, pembengkalan kelenjar (di ketiak,leher,dan selangkangan), sakit kepala hebat dengan leher kaku, bengkak-bengkak cokelat tua yang cepat menyebar di kulit dan lain-lain.
AIDS disebabkan oleh virus yang hidup dalam darah dan cairan tubuh lainnya. Virus ini merusak system kekebalan tubuh sehingga tubuh tidak mampu lagi membentengi badan dari serangan berbagai penyakit. Setelah virus ini berada di dalam tubuh, ia bisa berada di sana bertahun-tahun sebelum mulai membuat orang itu sakit. Siapa saja bisa terkena AIDS, tidak peduli umur, suku, pekerjaan, maupun orientasi seksualnya, apabila seseorang pernah berhubungan seks dengan orang yang membawa virus AIDS, disuntik/menyuntik diri dengan jarum kotor, atau memperoleh transfuse darah yang terkontaminasi virus AIDS, maka ia juga dapat terkena AIDS. Begitu pula dengan bayi yang ibunya membawa virus AIDS.
Ada tiga cara penularan AIDS pada bayi yaitu ketika janin masih di dalam kandungan, pada saat dilahirkan yang penuh darah, dan melalui Air Susu Ibu. Meskipun begitu, tetap lebih baik menyusui dengan ASI daripada susu bubuk (baik karena kemungkinan tertulari AIDS secara matematis hanya 50%, maupun karena ASI mengandung banyak zat yang berguna bagi kekebalan bayi).
Dari semua kasus penderita AIDS yang berhasil sembuh, ada hal-hal penting yang bisa ditarik. Pertama, memang virus HIV sebagai penyebab utama, tapi juga bergantung pada kondisi fisik dan psikis masing-masing korban. Kedua, mereka yang berhasil lolos dari maut adalah mereka yang secara sadar mengubah gaya hidupnya menjadi lebih positif.

Wacana Semi Ilmiah

Wacana Semi Ilmiah, adalah wacana yang karakteristiknya berada di antara ilmiah dan non ilmiah. Contoh artikel, editorial, opini, feuture, reportase.

Salah satu contoh wacana semi ilmiah

Pendiri Facebook Anggota Illuminati?

Pernahkah Anda penasaran, mengapa pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg begitu senang memakai hoodie (jaket bertudung-red)?

Pekan lalu, saat diwawancarai oleh Kara Swisher dan Walt Mossberg dari All Things Digital, di konferensi D8 di Rancho Palos Verdes, California, Zuckerberg menyingkap 'rahasia' jaketnya.

Saat dihujani pertanyaan mengenai privasi, keringat Zuckerberg mengucur deras sehingga ia pun melepas jaket tudungnya itu.

Ternyata jaket itu menarik perhatian Kara Swisher, karena di dalam jaket itu terdapat simbol bergambar lingkaran beserta anak panah yang menuju ke enam penjuru arah mata angin. Di titik pusat keenam anak panah itu, terbentuk lambang bintang daud.

"Apa ini, apakah kamu ikut semacam pemujaan setan," kata Kara Swisher sambil melihat jaket milik Zuckerberg, dikutip dari situs SFWeekly.

Swisher juga menambahkan bahwa gambar di jaket itu mengingatkan dia pada simbol illuminati. Sementara Gawker.com menambahkan bahwa simbol itu juga mempresentasikan wajah iblis Beelzebub pada mitologi Yahudi.

Zuckerberg sendiri sudah banyak diketahui sebagai anak keturunan dari pasangan keluarga Yahudi-Amerika, Edward dan Karen Zuckerberg.
Saat kuliah di Di Harvard, pria yang kini berusia 26 tahun itu, juga bergabung dengan Alpha Epsilon Pi, sebuah organisasi persaudaraan Yahudi.

Namun, menurut sumber SF Weekly, belum ada bukti-bukti yang cukup kuat bahwa terdapat ritual-ritual rahasia semacam yang dilakukan oleh kelompok illuminati, di Facebook.
Logo di dalam jaket Mark Zuckerberg

Logo tersebut hanya digambarkan sebagai pernyataan misi tak resmi Facebook, karena tulisan di gambar itu senada dengan apa yang selalu ditekankan oleh Zuckerberg. "Facebook, Making the World Open dan Connected."

Namun, jaket tersebut keburu menghebohkan. Menurut laporan dari TechCrunch, salah seorang yang juga memiliki jaket yang sama persis, melelangnya lewat eBay.

"Ini adalah edisi terbatas, cuma dimiliki oleh karyawan. Saya diberikan jaket ini oleh salah seorang karyawan Facebook, namun sekarang bisa Anda miliki," kata pelelang jaket ini di eBay.
Sampai berita ini diturunkan, jaket ini sudah ditawar seharga US $1,525 atau sekitar Rp 14 juta.

Wacana non ilmiah 

Wacana non ilmiah merupakan wacana yang biasanya berupa cerita/tulisan yang bukan berdasarkan fakta, seperti cerpen, cerbung dan sebagainya
tidak ada metode khusus dalam bahasa penulisan, menggunakan bahasa sehari-hari yang tidak kaku dan mudah dimengerti.

contoh wacana non ilmiah

contoh wacana ini diambil dari blog Raditya Dika  http://radityadika.com/this-is-mysupport/

This is my support!
Piala AFF kemaren bikin gue mikir, jangan-jangan supporter Indonesia hanya mau ngedukung timnya kalau lagi berjaya. Sebelumnya, pas Indonesia kalah terus, gak ada tuh yang ngedukung tim bola kita seheboh kemaren.
Sekarang,
kejuaraan badminton Indonesia Open baru digelar.
Bisa menang gak kita?
Ada yang ngedukung gak? ?
Gue baru aja buka kamipercaya.com, temen-temen dari kaskus bikin ini sebagai dukungan untuk tim bulutangkis kita. Akhirnya orang-orang, termasuk gue, tau deh, dan ikutan ngedukung. Kalo udah begini, gue yakin pasti tim bulu tangkis kita bangkit lagi.
Di era internet kayak sekarang, lo bisa ngasih dukungan buat tim bulu tangkis kita dari rumah atau tempat kerja. Wada wall of support di kamipercya.com, bisa upload foto ekspresi dukungan lo. Siapa tau yang gak bisa beli tiketnya, bisa dapet hadiah dari wall of support ini, ada 10 tiket setiap hari, dan yang masih ada, ada 6 tiket untuk 3 pemenang di match final.
Btw, lo bisa follow twitterny a juga di @Indonesia_NoB atau gabung di Facebook Fan Page Indonesia Nation of Badminton. Kalau gue perhatiin, hadiah juga hampir sama dengan wall of support, bagi-bagi tiket terus.
Hasil pertandingan, jadwal, dan kuis badminon lo bisa downbload langsung di blackberry di bbappindonesiaopen.com.
Ayo, dukung bulutangkis Indonesia!

Sumber :

ARRAY


Apa itu array?
Menurut definisinya, array adalah sebuah variable yang dapat menyimpan lebih dari satu nilai sejenis(memiliki data yang sama). Hal ini tentunya berbeda dengan variable yang hanya dapat menampung satu nilai. Setiap nilai yang dapat disimpan disebut elemen array, sedangkan nilai yang dapat diakses elemennya disebut indeks array.

Deklarasi Array
Dalam bahasa pascal, pendeklarasian array dilakukan dengan menggunakan kata kunci array dan tipe data yang akan disimpan didalamnya. Selain itu juga harus disertai dengan batas-batas indeksnya yang diapit oleh tanda bracket ([]).  Berikut ini bentuk umum deklarasi array :

NamaArray : Array[IndeksAwal…IndeksAkhir] of tipe_data;
Sebagai contoh,apabila kita ingin mendeklarasikan array dengan nama A yang berisi 10 buah elemen bertipe integer, maka kita harus mendeklarasikannya dengan cara berikut :
Var
   A: array [1…10] of integer;

Pada kode diatas, indeks array dimulai dari satu. Perlu diperhatikan bahwa pada bahasa pascal berbeda dengan bahasa C yang indeks array-nya selalu dimulai dari nol. Pada bahasa pascal, indeks array dapat dimulai dari bilangan berapapun. Dan juga, indeks array juga dapat bertipe karakter dan bilangan berapapun. Selain itu indeks array juga dapat bertipe karakter maupun bertipe data enumerasi.

Mengakses Elemen Array
Untuk dapat mengakses elemen array, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan mengisikan nilai ke dalam elemen-elemen array yang bersangkutan. Adapun bentuk umum dari  elemen array yang digunakan untuk pengisian elemen array adalah sebagai berikut :
NamaArray [indeks] := nilai;

Sumber :
Arsip pribadi : Buku Teknik pemrograman PASCAL (karangan Budi Raharjo)



Senin, 15 Oktober 2012

PENGENALAN C++


Sejarah C++
Tahun 1978, Brian W.Kernighan & Dennis M.Ritchie  dari A.T & T Laboratorium mengembangkan bahasa B menjadi bahasa C.
Bahasa B diciptakan oleh Ken Thompson yang sebenarnya merupakan pengembangan dari bahasa BPCL(Basic Combining Programming Language) 
yang diciptakan oleh Marthin Richard.

Sejak Tahun 1980, bahasa B banyak digunakan pemrogram di Eropa. dan perkembangannya bahasa C menjadi bahasa yang 
,terpopuler dibandingkan dengan bahasa pemrograman lain seperti PASCAL,BASIC. Tahun 1989, dunia pemrograman C mengalami peristiwa penting 
dengan dikeluarkannya standar bahasa oleh ANSI sehingga dikenal dengan ANSI C. setelah mengalami peristiwa penting, bahasa C 
dikembangkan oleh Bjarne Stroustrup . dan tahun 1985, resmilah sudah bahasa C sebagai bahasa pengembangan dikenal dengan bahasa C++ . 

Pada evolusi selanjutnya,Borland International Inc mengembangkan kompiler C++ yang mengubah C++ menjadi bahasa mesin. Sejak evolusi 
inilah C++ menjadi bahasa berorientasi objek yang digunakan sebagian besar pemrogram profesional.

Struktur Bahasa C++

 Contoh :
//my first program in C++
#include<iostream.h>
int main()
{
cout<<"Hello World";
return 0;
}

// my first program in C++
Baris ini adalah komentar. Semua baris yang diawali dengan dua garis miring(//) akan dianggap 
sebagai komentar.
#include<iostream.h>
kalimat yang diawali dengan tanda(#) adalah are preproseccor directive. Bukan merupakan baris
kode yang dieksekusi,tetapi indikasi untuk kompiler
int main()
Baris ini mengocokkan pada awal dari deklarasi fungsi main yang merupakan titik awal dimana seluruh program
C++ akan mulai dieksekusi.
cout<<"Hello World";
Instruksi ini paling penting dalam program contoh. cout sendiri merupakan standard output stream dalam c++(biasanya 
monitor)
return 0;
Instruksi ini menyebabkan fungsi main() berakhir dan mengembalikan kode yang mengikuti instruksi tersebut, dalam kasus 
ini 0; dan juga cara mengakhiri program.

sumber:
Arsip pribadi(Modul  TPT-2/C++/Ronggo Permono/2007) semester 4

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI



Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah sistem informasi yang menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan Akuntansi. 
Akuntansi sendiri sebenarnya adalah sebuah sistem informasi. Fungsi penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi antara lain :
Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.

Subsistem SIA memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.
SIA terdiri dari 3 subsistem:
-Sistem pemrosesan transaksi
mendukung proses operasi bisnis harian.
-Sistem buku besar/ pelaporan keuangan
menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian pajak.
-Sistem pelaporan manajemen
Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen memproses berbagai transaksi non-keuangan yang tidak bisa diproses oleh SIA biasa. 
tapi bagaimana juga sistem juga di lakukan dengan kerja bersama time dengan mendukung semua ide dari masing2 group yang melakukan kerja dilapangan 
dan bagaimana kita memberikan semangat yang tinggi buat karyawan perusahaan

Cara Kerja
Untuk memahami bagaimana SIA bekerja, perlu untuk menjawab beberapa pertanyaan sebagai berikut :
Bagaimana mengoleksi data yang berkaitan dengan aktivitas dan transaksi organisasi?
Bagaimana mentransformasi data kedalam informasi sehingga manajemen dapat menggunakan untuk menjalankan organisasi?
Bagaimana menjamin ketersediaan, keandalan, keakuratan informasi?

Manfaat
Sebuah SIA menambah nilai dengan cara:
Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
Meningkatkan efisiensi
Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
Meningkatkan sharing knowledge
menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan

Komponen Sistem Informasi Akuntansi
1. manusia
2. Data-data
3. Prosedur
4. Infrastruktur

Fungsi Sistem Informasi Akuntansi
a. Membuat dan menyusun data-data transaksi menjadi laporan
   keuangan.
b. membuat data informasi keuangan menjadi bahan pembuat 
   keputusan oleh manajemen.       
c. Menjaga harta perusahaan

Pengguna Sistem Informasi Akuntansi
a. Pihak Intern: Manajemen Perusahaan
b. Pihak Ekstern:Investor(pemilik),Pemerintah(pajak)

sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi_akuntansi
Arsip pribadi: Catatan Sistem Informasi Akuntansi Semester 5

KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI BISNIS


Definisi Sistem Informasi Bisnis
   Sistem yang melayani transaksi-transaksi bisnis yang terjadi di tingkat bawah(operasional) organisasi. 
Data data dari manajemen operasional dikumpulkan dan diolah sehingga menjadi informasi yang berguna bagi semuanya.
System informasi di fungsi-fungsi organisasi memanfaatkan basis data untuk membuat laporan-laporan yang dibutuhkan disemua tingkatan manajemen.

Kerangka System Informasi Bisnis
  Terdiri dari konsep dasar Sistem Informasi Bisnis, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Si-Bis untuk Keunggulan kompetitif, Perencanaan Si-Bis, dan Tantangan & Peluang TI.
Berikut ini penjelasannya :
·   Teknologi Informasi dan Komunikasi
        Adalah Teknologi yang memanfaatkan Teknologi computer,Internet, dan teknologi komunikasi yang dapat memberikan nilai tambah pada kegiatan dan operasional organisasi atau perusahaan.

·   Sistem Informasi Bisnis untuk Keunggulan Bersaing
        Si-Bis dapat diterapkan di internal atau eksternal organisasi.  Di internal organisasi, Si-Bis diterapkan pada fungsi organisasi dan di tingkat manajemen. Di eksternal organisasi bertujuan untuk menjangkau pihak eksternal perusahaan agar lebih efektif. Pihak eksternal bisa berupa organisasi lainnya(untuk EDI) atau pemakai individu termasuk konsumen perusahaan.

·   Perencanaan Sistem Informasi Bisnis
        Perencanaan Si-Bis dapat dikembangkan dengan mtode SDLC atau metode alternative. Metode perencanaan denan SDLC dapat menghasilkan system yang berkualitas, tetapi membutuhkan waktu pengembangan yang lama. Untuk aplikasi yang harus segera dioperasikan, metode ini kurang tepat.
Metode pengembangan alternative merupakan pembelian paket aplikasi, prototype(prototype yang kecil dikembangkan terlebih dahulu dan ditingkatkan terus menerus samapai prototype selesai dikembangkan), End user computing(EUC) dikembangkan oleh pemakai system, Outsourching dikembangkan dan dioperasikan pihak ketiga.

·   Tantangan dan peluang TI
       Adalah pengelolaan etika dalam implementasi TI dan pengelolaan politik TI. Untuk implementasi TI dan perubahan, tidak akan semua level organisasi dapat menerimanya dalam waktu yang cepat dan banyak tantangan yang dihadapi. Namun setelah semua komponen system menerimanya, barulah memnafaatkan Si-Bis untuk keunggulan kompetitif dalam bisnis. Pengendalian merupakan salah satu komponen Si-Bis sehingga perlu dikelola dengan baik agar menghasilkan output yang akurat.

   maka dari itu dengan adanya konsep sistem informasi bisnis, bisa memudahkan para pelaku bisnis untuk lebih berkembang secara lebih lagi dan bisa menentukan langkah apa yang akan diambil agar para pelaku bisnis bisa lebih optimal lagi dalam melayani transaksi yg terjadi di masyarakat seperti definisi sistem informasi bisnis itu sendiri.

sumber :
Arsip pribadi(fotocopy konsep dasar sistem informasi bisnis semester4)



Kamis, 11 Oktober 2012

PERKEMBANGAN SISTEM INFORMASI


         Mendengar kata system informasi, tentunya kita sebagai orang awam berpendapat tentang suatu system yang didalamnya terdapat berbagai informasi. 
Namun, setelah mempelajari system informasi ternyata anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Mengapa? Karena system informasi sendiri merupakan suatu system yang saling berkaitan satu sama lain dimana dalam system tersebut terdapat suatu data yang nantinya menjadi suatu informasi melalui penggunaan teknologi informasi. 

Dan tidak hanya merujuk pada penggunaan teknologi tetapi juga cara bagaimana orang beriteraksi dengan teknologi dalam mendukung suatu proses bisnis. 
menurut wikipedia   Sistem informasi  merupakan kombinasi antara teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Memang berbeda antara sudut pandang seorang yang satu dengan yang lain tetapi secara keseluruhan sama.

Sistem informasi saat ini berkembang pesat. Sampai pesatnya, semakin banyak yang ingin mempelajari system informasi. Apalagi system informasi menjadi suatu jurusan di perguruan tinggi. 
Tentunya ini baik adanya. Dan dilihat dari peminatnya, sejumlah perguruan tinggi .Salah satunya ialah Universitas Gunadarma. Universitas Gunadarma memiliki jumlah mahasiswa yang banyak untuk jurusan system informasi. Dan semakin tahun semakin banyak. 
Ini menunjukkan bahwa kedepannya, Sistem informasi sangat dibutuhkan di jaman yang semakin canggih. Dimana teknologi informasi  semakin mudah untuk digunakan. 

Tetapi kiranya kemudahan tersebut menjadikan kita sebagai pelaku system informasi terus belajar dan tidak terlengah dengan kemudahan yang didapat. 

MEMBANGUN SISTEM INFORMASI


       Jika sebelumnya, saya membahas mengenai  system informasi. Kali ini saya akan membahas mengenai bagaimana kita sebagai pelaku system informasi membangun sebuah system. Sistem yang dimaksud disini adalah sebuah aplikasi yang seringkali kita temui, baik pada kondisi yang nyata seperti pada lingkungan kerja ataupun juga aplikasi yang bersifat prototype yang sering dibuat oleh rekan - rekan mahasiswa.
Dalam membangun sebuah system informasi memang tidak bisa sembarangan. Dan harus mempunyai langkah-langkah atau step by step untuk membangunnya. ada 7 langkah cara membangun sistem informasi yaitu :

1. Perencanaan
orang bijak mengatakan untuk mencapai seribu langkah harus dimulai dengan satu langkah. Demikian juga dengan membangun sistem informasi, langkah pertama kita adalah membuat perencanaan(planning).
Perencanaan adalah membuat semua rencana yang berkaitan dengan proyek sistem informasi. kalau kita ingin membangun rumah maka kita akan melakukan perencanaan bagaimana pondasinya , bagaimana struktur bangunannya, mau memakai material apa saja, apa warna dindingnya, tak ketinggalakan pula merencanakan anggaran budget yang harus kita keluarkan. begitu pula untuk membangun sistem informasi, sistem informasi apa saja, sistem informasi HRD, Logistik, Finance semuanya harus direncanakan.
Dalam perencanaan, hampir semua pihak yang terlibat dalam proyek sistem informasi harus diikutsertakan, mulai manajer proyek (Project Manager) , user, calon pengguna sistem informasi, Busines Process Analyst , Sistem Analyst, Programmer sampai Tester.

Ada point-point penting perencanaan yang perlu dibuat dalam membangun sistem informasi :

a. Feasility study, yaitu membuat studi kelayakan untuk sistem informasi yang akan dibuat, seperti membuat kajian bagaimana proses bisnis akan berjalan dengan sistem baru dan bagaimana pengaruhnya.
b. Budget, yaitu membuat alokasi dan pengaturan pembiayaan proyek, termasuk biaya perjalanan dan biaya lembur
c. Sumber daya, yaitu membuat alokasi sumber daya yang akan dipakai dalam proyek, misalnya jumlah tim, ketersediaan perangkat komputer dan sumber daya yang lain.
d. Cakupan (Scope) , yaitu menentukan batasan ruang lingkup sistem informasi yang akan dibangun.
e. Alokasi waktu, yaitu membuat alokasi waktu untuk keseluruhan proyek, setiap langkah, setiap tim, dan masing-masing aktifitas, mulai perencanaan sampai saat sistem informasi go live.

2. Analisa
Setelah perencanaan selesai, langkah berikutnya adalah membuat analisa (analyst). Analisa adalah menganalisa workflow sistem informasi yang sedang berjalan dan mengindentifikasi apakah workflow telah efisien dan sesuai standar tertentu.
Analisa dilakukan oleh Business Processs Analyst (BPA) yang berpengalaman dan/atau memahami workflow sistem manajemen di area yang sedang dianalisa.
Analisa biasanya dilakukan dengan beberapa cara :

a. Ikut terlibat, BPA ikut terlibat langsung dan mengamati workflow yang sedang dijalankan.
b. Wawancara, BPA melakukan wawancara kepada user yang menjalankan workflow dalam sistem manajemen.

3. Desain
Setelah proses analisa selesai, selanjutnya adalah membuat desain (desgin). Desain adalah langkah yang sangat penting dalam siklus SDLC karena langkah ini menentukan fondasi sistem informasi. kesalahan dalam desain dapat menimbulkan hambatan bahkan kegagalan proyek.

Ada 2 jenis desain yang dibuat di langkah ini, yaitu desain proses bisnis dan desain pemrograman.

a. Desain Proses Bisnis
Seperti halnya analisa, desain proses bisnis juga dikerjakan oleh BPA. BPA akan mendesain kembali semua workflow agar menjadi lebih efisien dan mengintegrasikannya satu sama lain menjadi satu kesatuan.
Contoh desain proses bisnis adalah Order to Cash, yaitu mendesain bagaimana workflow dari proses penerimaan order reparasi/service mobil, proses pembagian kerja di tim mekanik hingga proses saat pelanggan melakukan pembayaran di kasir.

b. Desain Pemrograman
Desain pemrograman dilakukan oleh Sistem Analis (SA) yaitu membuat desain yang diperlukan untuk pemrograman berdasarkan desain proses bisnis yang telah dibuat oleh BPA. desain ini akan menjadi pedoman bagi programmer untuk menulis source code. Desain pemrograman meliputi :
1). Desain database, Mendesain database merupakan tantangan terbesar dalam membangun sistem informasi, yaitu bagaimana menyimpan data dan bagaimana mendapatkan kembali dengan mudah. tidak sembarangan orang yang mendesain database harus paham, Database Management System (DBMS) , relasi database bagaimana membagi database ke beberapa tabel yang saling berkaitan,  Normalisasi database agar database yang dibangun dalam bentuk normal.dsb.
2). Desain Screen Layout, yaitu tampilan depan layar. desain user-friendly , mudah dipahami, mudah digunakan, navigasi nya jelas. pemilihan warna juga berpengaruh pada nyamannya user menggunakan sistem informasi.
3). Desain Diagram Proses, yaitu flowchart yang menggambarkan algoritma dan logika suatu program
4). Desain Report Layout, yaitu desain laporan yang dihasilkan dari sistem informasi, bagaimana mengatur text saat laporan diprint dsb.
mbangan

Pekerjaan yang dilakukan di tahap pengembangan (development) adalah pemrograman. Pemrograman adalah pekerjaan menulis program komputer dengan bahasa pemrograman berdasarkan algoritma dan logika tertentu. orangnya disebut Programmer.
Dalam menulis program, programmer akan berpedoman pada desain yang dibuat oleh System Analyst, misalnya desain database, screen layout, report layout dan  desain diagram proses.

Saran untuk Programmer

a. Buatlah program flow sesederhana mungkn, demikian pula flow logic nya. Hindari trik-trik pemrograman yang tidak perlu. Hal ini paling sering dilakukan programmer pemula. sebuah program dikatakan baik bila dapat berfungsi sesuai dengan yang diharapkan dan program flow atau flow logicnya dapat dengan mudah dimengerti oleh programmer lainnya dan tidak diukur dari berapa jumlah baris source-code nya.
b. Hindari penggunaan hard code dalam program, yaitu memasukkan kode-kode tertentu yang bersifat absolut sehingga ketika sistem informasi akan diimplementasikan ke anak perusahaan lain, sistem tersebut menjadi tidak bisa digunakan.
c. Buatlah dokumentasi untuk setiap program yang terdiri atas dokumentasi dalam source code program dan berupa keterangan tentang flow logic program.
d. Buatlah standarisasi untuk program, misalnya nama program dan gaya penulisan program.
e. Buatlah library yang berisi kumpulan source  code , baik function, include, subroutine dan lain-lain yang dapat dipakai ulang.
f. Biasakan meletekkan source code di flow logic yang sesuai, misalnya perintah untuk mencari data diletakkan di flow logic data retrieval.
g. Jangan mulai menulis program sebelum program flow dan seluruh flow logic-nya dimengerti

5. Testing

Tak ada gading yang tak retak, sebuah peribahasa yang berarti tidak ada yang sempurna di dunia ini.Hal ini berlaku juga pada sistem informasi buatan manusia. oleh sebab itu, perlu suatu proses untuk menguji mutu sistem informasi . proses ini lazim disebut testing.
Testing adalah proses yang dibuat sedemikian rupa untuk mengidentifikasi ketidaksesuaian hasil sebuah sistem informasi dengan hasil yang diharapkan. ketidaksesuaian tersebut dapat berupa penyimpangan dari yang seharusnya(discrepancies) atau kesalahan proses (bug). Discrepancies disebabkan oleh perencanaan, analisa, dan desain yang tidak berjalan dengan baik, sedangkan bug disebabkan oleh pengembangan yang tidak benar. semakin besar dan kompleks sebuah sistem informasi , semakin besar pula kemungkinan memiliki discrepancies dan bug.

6. Implementasi
Implementasi adalah proses untuk menerapkan sistem informasi yang telah dibangun agar user menggunakannya menggantikan sistem informasi yang lama.

Proses Implementasi :
a. Memberitahu user
b. Melatih user
c. Memasang sistem (install system)
d. Entri/Konversi data
e. Siapkan user ID
7. Pengoperasian dan Pemeliharaan

Langkah Paling akhir adalah pengoperasian dan pemeliharaan.  selama sistem informasi beroperasi, terdapat beberapa pekerjaa rutin yang perlu dilakukan terhadap sistem informasi, antara lain :

a. System Maintenance
System Maintenance adalah pemeliharaan sistem informasi, baik dari segi hardware maupun software. System maintenance diperlukan agar sistem informasi dapat beroperasi dengan normal untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan.

b. Backup & Recovery
Sistem informasi yang baik harus mempunyai perencanaan backup dan recovery. Sistem informasi yang sedang beroperasi sewaktu-waktu dapat terganggu, misalnya oleh kerusakan perangkat keras (hardware), serangan virus, atau bencana alam.
Backup adalah kegiatan membuat duplikat program aplikasi dan database dari production Environtment ke dalam media lain seperti tape dan CD, sedangkan recovery adalah kebalikan dari backup, yaitu mengembalikan program aplikasi dan DBMS sebuah sistem informasi yang rusak ke keadaan semula dengan memakai data dari hasil backup.

c. Data Archive
Data-data sistem informasi yang tersimpan dalam database di harddisk disebut data on-line. seiring dengan berjalannnya waktu, data tersebut akan terus bertambah sehingga dapat menyebabkan harddisk penuh dan menurunkan kinerja DBMS.
Untuk itu dalam jangka waktu tertentu data-data tersebut perlu di-archive. Data Archive adalah proses mengekstraksi data dari database dan menyimpannya di media lain seperti tape dan CD yang disebut data off-line . dan menghapusnya dari hard disk.

sumber :
http://media.kompasiana.com/buku/2011/10/20/7-langkah-membangun-sistem-informasi/

SISTEM INFORMASI


          Sistem Informasi (SI) [1] - adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen.[2] Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis.[3]

Ada yang membuat perbedaan yang jelas antara sistem informasi, dan komputer sistem TIK, dan proses bisnis. Sistem informasi yang berbeda dari teknologi informasi dalam sistem informasi biasanya terlihat seperti memiliki komponen TIK. Hal ini terutama berkaitan dengan tujuan pemanfaatan teknologi informasi. Sistem informasi juga berbeda dari proses bisnis. Sistem informasi membantu untuk mengontrol kinerja proses bisnis.[4]

Alter berpendapat untuk sistem informasi sebagai tipe khusus dari sistem kerja. Sistem kerja adalah suatu sistem di mana manusia dan/atau mesin melakukan pekerjaan dengan menggunakan sumber daya untuk memproduksi produk tertentu dan/atau jasa bagi pelanggan. Sistem informasi adalah suatu sistem kerja yang kegiatannya ditujukan untuk pengolahan (menangkap, transmisi, menyimpan, mengambil, memanipulasi dan menampilkan) informasi.[5]

    Dengan demikian, sistem informasi antar-berhubungan dengan sistem data di satu sisi dan sistem aktivitas di sisi lain. Sistem informasi adalah suatu bentuk komunikasi sistem di mana data yang mewakili dan diproses sebagai bentuk dari memori sosial. Sistem informasi juga dapat dianggap sebagai bahasa semi formal yang mendukung manusia dalam pengambilan keputusan dan tindakan.

      Sistem informasi merupakan fokus utama dari studi untuk disiplin sistem informasi dan organisasi informatika.[6]
Sistem informasi adalah gabungan yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data dalam mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam organisasi.[7]

Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan. [8]

Komponen Sistem Informasi 

Ini terdiri dari komputer, instruksi, fakta yang tersimpan, manusia dan prosedur.
SI dapat dikategorikan dalam empat bagian:
Sistem Informasi Manajemen
Sistem Pendukung Keputusan
Sistem Informasi Eksekutif
Sistem Pemrosesan Transaksi

Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi