Minggu, 29 Desember 2013

GAMBARAN PEMERIKSAAN SI


Information System Auditing Defined
Audit SI adalah proses mengmpulkan dan mengevaluasi fakta untuk memutuskan apakah sistem komputer yang merupakan aset bagi perusahaan terlindungi, integritas datta terpelihara, sesuai dengan tujuan organisasi untuk mencapai efektifitas dan efisiensi dalam penggunaan sumber daya. 

Need For Control and Audit of Computers
Organizational Cost of Data Loss
Data dapat menyebabkan kebutuhan sumber daya menjadi krits untuk keberlangsungan  operasionaal (baik untuk memberikan gambaran masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang).
Jika data akrat maka organisasi kan memounyai kemamuan untuk beradaptasi dan bertahan dalam lingkungan yang berubah. Jika tida maka organisasi akan mengalami  keeehilangan data yang cukup penting.

Cost of Incorrect Decision Making
Untuk membuat keputusan yang berkualitas dan dapat dipercaya maka perlu didukung oleh data yang akurat melalui sistem informasi berbasis komputer. Termasuk : deteksi, investigasi dan kkoreksi  proses yang diluar kontrol.
Akibat data yang salah akan mempunyai dampak  terhadap minat investor terhadap perusahaan. Contoh : Jika penyediaan laporan keuangan salah maka investor akan membatalkan atas keputusan investasinya.

Cost of Computer Abuse
Sebagian besar  sebab yang mendorong pengembangan fungsi audit SI di perusahaan adalah akibat seringnya terjadi penyalahgunaan computer.
Penyalahgunaan komputer : “segala yang berhubungan dengan teknologi ccomputer yang mengakibatkan kerugian pada korban atau mengakibatkan kehilangan yang diakibatkn oleh pelaku kejahatan untuk mencari keuntungan.

Sebagian besar tipe penyalahgunaan computer adalah
-Hacking
-Virus
-Illegal Physical Access
-Abuse Of Privilages
Konsekuensi Penyalahgunaan Komputer
1.Desctruction of asset (perusakan aset)
2.Theft of asset (Pencurian Aset)
3. Modification of asset (Modifikasi Aset)
4.Privacy violaction (Pelanggaran Privasi)
5.Distruction of operations (Pengacauan Operasi)
6. Unauthorized use of asset (Penyalahgunaan otorisasi aset)
7.Physical harm  to personel (Kejahatan fisik terhadap personal)
8.Value of H/W, S/W,, Personnel
9.High Cost of computer error
10.Maintenance of privacy
11. Controlled evolution of computer use

Pengaruh Fungsi Audit SI untuk Organisasi
-Obyek Perlindungan Aset
-Obyek Itegritas Data
-Obyek efektivitas Sistem
-Obyek Efisiensi Sistem

Tujuan dari perlindungan Aset,Integritas data, efektivitas sistem dan efisiensi sistem dapat dicapai  dengan baik jika manajemen organisasi meingkatkan sistem pengendaia internalnya dengan cara :
1.Pemisahan Tanggung Jawab
2.Otorisasi Sistem
3.Kecukupan Catatan dan Dokumen
4.Pendelegasian Wewenang dan Tanggung Jawab
5.Personal Kompeten yang dapat dipercaya

Pengaruh Komputer dalam Pengendalian Internal
-Perubahan dalam pengumpulan Fakta
-Perubahan dalam Evaluasi Fakta

Sumber : Diktat AKSI by SWS

MULTIMEDIA DALAM PERTANIAN DAN BISNIS



Multimedia Untuk Meningkatkan Keunggulan Bersaing Bisnis 
Keunggulan bersaing perusahaan, sesungguhnya adalah keunggulan komunikasi sehingga masalah dalam bersaing adalah masalah dalam berkomunikashi. Strategi positioning sesungguhnya adalah strategi komunikasi. Periklanan merupakan bentuk komunikasi dari sudut pandang penerima. Jika berhasil dalam periklanan, kemungkinan akan berhasil dalam bidang bisnis atau aktifitas lain yang membutuhkan komunikasi massa. Dan multimedia berperan penting dalam periklanan.

Untuk menguasai multimedia harus dimulai dengan definisi multimedia. Dalam industri elektronika, multimedia adalah kombinasi 3 elemen, yaitu audio, picture, and teks (McCrmick, 1996). Multimedia adalah kombinasi paling sedikit 2 media input atau output dari data, media ini dapat berupa audio, animasi, video, teks, grafik dan gambar (turban dan kawan-kawan). Multimedia adalah alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks, grafik, animasi, audio dan gambar video(Robin dan Linda, 2001). Multimedia adalah pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, gambar, video, and animasi dengan menggabungkan link dan tool yang memungkinkan pemakai melakukan navigasi, berinteraksi, berkreasi dan berkomunikasi (Hofstetter, 2001). 

Multimedia mempunyai peranan penting dalam bidang bisnis karena dipakai sebagai alat untuk bersaing perusahaan. Multimedia memiliki kelebihan untuk menarik indera dan minat, karena merupakan gabungan antara pandangan, suara, dan gerakan. Multimedia dipakai oleh perusahaan dunia menyediakan material pemasaran kepada dealernya yang akan mengiklankan di news letter, televisi atau internet. Maka multimedia sangat efektif , menjadi tool yang ampuh untuk meraih keunggulan bersaing perusahaan.

Multimedia Dalam Pertanian
Pertanian merupakan sebuah sektor yang memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia. Karena inilah yang menjadi dasar penyedia sandang, pangan, dan papan dalam menjalankan kehidupan. Selainitu di Indonesia, sektor pertanian menjadi tumpuan kehidupan masyarakat pada umumnya, karena Indonesia merupakan negara agraris. Akibatnya banyak warga negara Indonesia yang berprofesi sebagai petani.
Dalam sektor pertanian ini, peran TIK sangat diperlukan untuk keberhasilan produktivitas usaha tani yang dihasilkan. Apalagi seiring bertambahnya jumlah penduduk, ototmatis kebutuhan akan sandang, pangan, dan papan akan semakin meningkat. Terlebih kebutuhan akan pangan. Sebab tanpa pangan, masyarakat tidak akan dapat hidup. Serta bagus tidaknya ketahanan pangan suatu negara itu dapat menjadi indikator keberhasilan suatu negara.

Maka dari itu, untuk mengelola usaha taninya, para petani memerlukan berbagai informasi di bidang pertanian, seperti: kebijakan pemerintah, hasil penelitian dari berbagai disiplin ilmu, pengalaman petani lain, serta informasi terkini mengenai prospek pasar yang berkaitan dengan sarana produksi dan produk pertanian. Sumber-sumber informasi tersebut bisa mereka dapatkan salah satunya dengan mengakses internet. Dengan mengakses internet, para petani bisa mendapatkan berbagai informasi mengenai pertanian. Tidak hanya itu, mereka juga dapat mengetahui informasi terkini mengenai prospek pasar internasional yang berhubungan dengan sarana produksi dan produk pertanian. Namun, pemerintah wajib pula unutk memberikan penyuluhan kepada para petani dalam mewujudkan produksi serta produk-produk pertanian yang berkualitas.

Multimedia Bagi Seorang Penyuluh Pertanian
Seiring dengan kemajuan teknologi, seorang penyuluh pertanian dituntut untuk menguasai teknologi, khususnya di bidang multimedia. Peranan teknologi multimedia sangat besar dalam penyebaran informasi, sebagai contoh pembuatan poster, video cd pertanian, dan lain-lain.

Teknologi multimedia yang perlu dikuasai oleh seorang penyuluh pertanian, yang pertama adalah fotografi. Kemajuan teknologi telah sedemikian majunya sehingga pada saat sekarang sangat mudah untuk membuat dokumentasi dalam bentuk foto. Sekarang handphone sudah banyak yang dilengkapi  kamera digital. Untuk pengolahan hasil photo kamera digital bisa digunakan adobe photoshop,baik versi 7.0, CS2, atau CS3. Video, media ini juga perlu dikuasai oleh penyuluh pertanian, karena dengan media ini bisa membuat petani mudah belajar, karena selain mendengar ia juga melihat, sehingga media ini merupakan media yang efektif bagi kegiatan penyuluhan pertanian. Jika seorang penyuluh mampu membuat sendiri video penyuluhan yang ia butuhkan akan lebih baik.

Misalnya wilayah binaannya membutuhkan penyuluhan tentang budidaya jamur tiram, tinggal kita membuat videonya lalu kita bagikan pada petani. Jangan takut karena sekarang VCD ataupun DVD player sudah masuk ke wilayah pedesaan, sehingga peranan media ini sangat efektif penggunaannya. Untuk pembuatan video diperlukan beberapa alat yang digunakan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan, ambil contoh untuk kegiatan pembuatan sebuah video sederhana dan dokumentasi, disarankan merk yang memiliki garansi terjamin dan jaringan resmi di seluruh wilayah Indonesia, bukankah kita sebagian penyuluh bekerja di lapangan.

Tentunya kita perlu jaminan bahwa mini camcorder kita dijamin dari segala kerusakan selama penggunaan, contohnya jika kita sering merewind kaset mini dv di kamera dapat menyebabkan head kamera Haus dan harus diganti, jika masih garansi kan masih gratis.


sumber :
http://gitatiaraa.blogspot.com/2013/04/manfaat-teknologi-informasi-dan.html
http://thlindramayu2009.blogspot.com/2009/11/multimedia-bagi-seorang-penyuluh.html













SISTEM MANAJEMEN BASIS DATA RELASIONAL



Pengenalan DB2
DB2 merupakan relational database management system (RDBMS) atau sistem manajemen basis data relasional yang memungkinan pengguna melakukan CREATE, UPDATE dan CONTROL terhadap basis data relasional dengan menggunakan Structured Query Language (SQL). Data relasional didesain untuk memperoleh informsi yang dibutuhkan dalam bisnis berskala besar atau berskala kecil.

DB2 dapat dijalankan pada brmacam-macam platform termasuk sistem mainframe seperti MVS/ESA, VM, dan VSE. Sistem midrange seperti S/400 dari sistem berbasiskan UNIX lainnya dan sistem tunggal yang berbasiskan LAN seperti OS/2, Windows dan Linux.

Data diatur oleh DB2 database server yang dapat diakses dan manipulasi oleh aplikasi pada PC workstations yang berjalan dengan sistem operasi yang terkenal dan dengan aplikasi yang dikembangkan untuk UNIX  worktations dari IBM, HP, dan SUN. 

Selain fungsi manajemen data DB2 memiliki alat yang mengijinkan pengguna membuat macam-macam aplikasi untuk mengakses dan bekerja dengan data. Juga untuk mengembangkan aplikasi multimedia dan object-oriented.

Perkembangan  Basis Data IBM
Akhir tahun 70-an
-System R: Riset IBM menyusun teknologi relasional.

Th.80-an
-Produk Relational DB untuk VM, VSE, MVS, AS/400. OS/2
-Riset selanjutnya : SQL Language, Performance, Distributed Data

Th.90-an
-Distributed Relational Data Architecture (DRDA)
-DB2 untuk AIX, HP-UX, SOLARITAS, NT, SINIX, Paralel Edition
-DataHub, DataPropagator,  DataGuide, DataRefresher,DataJoiner
-Riset selanjutnya : optimization, Parallelism, Object-Relational

Sekarang (’98)
-Pemasok DB utama dengan pendapatan $1 milyar dari DB Engine
-2 PetaBytes Data yang dikelola oleh produk-produk IBM DBMS
-Pemimpin dalm pembuatan SQL pada DB2 Team

Mengapa DB2 banyak digunakan :
-Memenuhi kebutuhan bisnis untuk aplikasi-aplikasi terbaru
-Scalable across
-Menawarkan Open hardware dan system integration.
-Integrated Tools dan Usability  enhancements

a.DB2 Family
IBM DB2 Family dari database management systems menangani ruag lingkup hardware platform yang besar dari mainframe sampai dengan mesin-mesin yng berbasiskan intel, server IBM DAN non IBM . Dengan tambahan database engines yang dijalankan pada setiap platfform tersebut. DB2 family termasuk solusi “middleware” untuk pengaksesan basis data yang heterogen, replkasi data dann database systems management yang berjalan dseluruh platform.  

Produk DB2 dapat dijalankan pada OS/2 dan platform yang berhubungan dengan produk tersebut dikenal sebagai versi DB2 Common Server.  Hal ini membedakan bahwa produk-produk tersebut dapat dijalankan pada platform yang sejenis, yang berisikan fungsi produ dan menggunakan source code Yang sama.  
DB2 Common Server memegang peranan penting pada saat :
-Client-ServerUp-sizing
-HostRight-sizing
-HostDown-sizing
-AccesstoHost Enterprise Data
-Db2 HostApplication Development

Objek- Objek Db2
Kunci Elemen pada sistem Administrator DB2 adalah pengaturan obyek-obyek DB2 yang dibuat oleh software DB2. Obyek-Obyek yang dapat pada DB2 diantaranya Tabel dan View yang digunakan oleh application programmer aplikasi dan pengguna akhir yang merupakan bagian dari pemrosesan aplikasi. Juga termasuk obyek-obyek yang biasanya tidk lihat pada tingkatan aplikasi seperti  table space, index, database, dan storage group.

DB2 Database
DB2 Database berisikan sekumpulan tabel dan indeks-indeks yang berhubungan dengan tabel-tabel  dan indeks-indeks dapat membuat sebuah basis data yang khusus.  Data dapat memberikan sebuah nama pada basis data, tabel dan indeks tersebut dapat melakukan start dan stop sebuah basis data dalam sebuah operasi tunggal. Juga memberikan hak akses ke seluruh obyek yng terdapat dalam basis data.

Sumber : Sistem Basis Data 1 Universitas Gunadarma

LINGKUNGAN BASIS DATA



Arsitektur Basis Data

Ada 3 tingkat dalam arsitektur basis data yang bertujuan membedakan cara pandang pengguna terhadap basis data dan cara pembuatan basis data secara fisik. Setiap pengguna harus  dapat mengakses data yang sama tetapi dengan data view yang berbeda-beda kebuuhannya. Setiap pengguna  dapat mengubah data view tersebut dan perubahan ini tidak akan mempengaruhi pengguna yang lan dengan kata lain terdapat kemandiran data. 


Pengguna tidak berhubungan dengan penyimpanan fisik seperti proses indeks, hashing dan proses fisik lainnya. DBA dapat mengubah struktur basis data tanpa mempengaruhi data view pengguna.


Tingkat Eksternal

Tingkat eksternal merupakan cara pandang pengguna terhadap basis data. Pada Tingkat ini menggambarkan bagian basis data yang relevan bagi seorang pengguna tertntu. Tingkat eksternal terdiri dari sejumlah cara pandang yang berbeda dari sebuah basis data. Masing-masing cara pengguna merepresentasikan dalam bentuk yang sudah dikenalnya. Cara pandang secara eksternal hanya terbatas pada entitas, atribut dan relationship (hubungan antar entitas) yang diperlukan saja.


Sebagai tambahan, perbedaan pandangan diwujudkan pada data yang sama misalkan pada saat menuliskan data tanggal didalam suatu platform, ada yang berbentuk tanggal, bulan, tahun tetapi ada yang memuaskan tahun, bulan, tanggal.


Tingkat Konseptual

Tingkat Konseptual merupakan kumpulan cara pandang terhadap basis data. Pada tingkat ini menggambarkan data yang disimpan dalam basis data dan hubungan antara datanya. Hal-hal yang digambarkan dalam tingkat konseptual adalah 


-Semua entitas beserta atribut dan hubungannya

-Batasan data

-Informasi  semantik tentang data

-Keamanan dan integritas data


Semua cara pandang pada  tingkat eksernal, berua data yang dibutuhkan oleeh pengguna harus sudah tercakup didalam tingka konseptual atau dapat diturunkan dari data yang ada. Deskripsi data dari entitas pada tingkat ini hanya teerdiri dari jenis data dan besarnya atribut tanpa memperhatikan besarnyapenyimpanan dalam ukuran byte.


Tingkat internal

Tingkat internal merupakan perwujuddan basis data dalam komputer. Pada tingkat ini menggambarkan bagaimana basis data disiman secara fisik  didalam peralatan storage yang berkaitan ert dengan temoat penyimpanan fisik. Tingkat Internal memperhatikan hal berikut :


-Alokasi ruang penyimpanan data dan indeks

-Deskripsi record untuk penyimpanan (dengan ukuran penyimpanan untuk data element)

-Penempatan record

-Pemampatan data dan teknik enkripsi


Kemandirian data

Tujuan utama 3 arsitektur adalah memelihara data independence (kemandirian data)  yang berarti perubahan yang terjadi pada ingkat yyang lebih rendah tidak mempengaruhi tingkt yang lebih tinggi.

a.Kemandirian Data Secara Logik

b.Kemandirian Data Secara Fisik


Prinsip Kemandirian data

Prinsip kemandirian data adalah satu hal yang harus diterapkan didalam pengelolaan sistem basis data dengan alasan-alasan sebagai berikut :

DBA dapat mengubah isi lokasi

Pabrik/agen peralatan atau perangkat lunak pengolaha data dapat memperkenalkan produk-produk baru tanpa menganggu program aplikasi yang sudah ada.

Sumber : 

Bahasa dalam DBMS

DBMS dalah kumpulan program yang mengkoordinasi semua kegiatan yang berhubungan dengan basis data. Dengan adanya berbagai tingkatan pandangan dalam suatu basis data maka mengakomodasikan masing-masing pengguna maka dalam piranti lunak manajemen basis data biasanya terdapat bahasa tertentu yang disebut Data Sub Language

Data Sub language adalah subset bahasa yang dipakai untuk operasi manajemen basis data.

DDL

DML


Model Data

Model data adalah kumpulan konsep yang terintegrasi yang menggambarka data, hubungan antara data dan batasan-batasan data didalam suatu organisasi. Fungsi sebuah model dta untuk merepresentasikan  data sehingga data tersebut mudah dipahami. Untuk menggambarkan data pada ingkat eksternal dan konseptual digunakan model data berbasis objek atau model data berbasis record.


-Model data berbasis Objek

-Model data berbasis Record

-Model Data Relasional

Sumber : Sistem Basis data 1 Universitas Gunadarma