Jumat, 29 November 2013

PERANCANGAN SISTEM DATABASE

1.Perancangan Database
Perancangan database adalah proses untuk menentukan isi dan pengaturan data yang dibutuhkan untuk mendukung berbagai rancangan sistem. Perancangan sistem terjadi pada dua tingkat yaitu :

Pada tingkat pertterjadi pada dua tingkat yaitu :
Pada tingkat pertama, perencanaan sistem analisis dan rancangan umum dilaksanakan untuk menetapkan kebutuhan pemakai. Tingkat  perancangan database ini melibatkan tahap front-end, bebas dari perancangan database tertentu atau Database Management System (DBMS).
Pada tingkat kedua, rancangan umum, seperti diagram entitas relasi tingkat tinggi, di transformasikan.
(atau didekomposisikan) ke dalam perancangan database rinci untuk sebuah DBMS tertentu yang akan digunakan untuk mengimplementasikan sistem total.

Tiga model database yang cukup dikenal adalah :
-Model  Hierarkikal
-Model  Jaringan
-Model Relasional

Pada masa lalu banyak penjual (vendors) menawarkan Database Management Systems (DBMS) yang berdasarkan pada Model Hierarkikal dan Model Jaringan. Saat ini Model Relasional adalah dominan. Karena itu hampir semua penjual perangkat lunak database  menawarkan produk perangkat lunak Relational Database Management Systems (RDBMS). RDBMS dibuat dengan struktur tiga skema, Struktur lapisan ini mendefinisikan data perusahaan pada tingkat yang  berbeda.

2.ERD (Entity Relationship Diagram)

Model Entity Relationship
Adalah suatu penyajian data dengan menggunakan Entity dan Relationship.
Entity
Entity adalah obyek yang dapat dibedakan dalam dunia nyata.
Entity set adalah kumpulan dari entity yang sejenis.
Entity set dapat berupa :
Obyek secara fisik       : Rumah, Kendaraan, Peralatan.
Obyek secara konsep  : Pekerjaan, Perusahaan, Rencana.

Relationship
Relationship adalah hubungan yang terjadi antara satu atau lebih entity.
Relationship set adalah kumpulan relationship yang sejenis.

Atribut
Atribut adalah karakteristik dari entity atau relationship yang menyediakan penjelasan detail tentang entity atau relationship tersebut.
Nilai Atribut merupakan suatu  data actual atau informasi yang disimpan pada suatu atribut di dalam suatu entity atau relationship.

Jenis-jenis atribut :
Key : Atribut yang digunakan untuk menentukan suatu entity secara unik.
Atribut Simple : Atribut yang bernilai tunggal.
Atribut Multivalue : Atribut yang memiliki sekelompok nilai untuk setiap instan entity.
Atribut Composite : Suatu atribut yang terdiri dari beberapa atribut yang lebih kecil yang mepunyai arti tertentu.
Atribut Derivatif : Suatu Atribut yang dihasilkan dari atribut yang lain.

Derajat dari relationship
Merupakan jumlah entity yang berpartisipasi dalam suatu relationship.
Unary Degree (Derajat Satu)
Binary Degree (Derajat Dua)
Ternary Degree (Derajat Tiga)

Cardinality Ratio Constraint
Menjelaskan batasan jumlah keterhubungan satu entity dengan entity lainnya. Jenis cardinality ratio :
1 : 1 (One-To-One)
Sebuah entity A diasosiasikan pada sebuah entity B, dan sebuah entity B diasosiasikan dengan paling banyak sebuah entity.
1 : N (One-To-Many)
Sebuah entity A diasosiasikan dengan sejumlah entity B, tetapi entity B dapat diasosiasikan paling banyak satu entity A.
N : 1 (Many-To-One)
Suatu entity A dapat diasosiasikan dengan paling banyak sebuah entity B, tetapi entity B dapat diasosiasikan dengan sejumlah entity di A.
M : N (Many-To-Many)
Suatu entity A dapat diasosiasikan dengan sejumlah entity B dan entity B dapat diasosiasikan dengan sejumlah entity di A.

Sumber : 
Arsip Pribadi (Fotocopyan Semester 7, Pengembangan Sistem Informasi)





Tidak ada komentar:

Posting Komentar